Sampang – dapat dilakukan dengan beragam cara, salah satunya dengan menggunakan media getah pohon pisang. Seni melukis unik inilah yang telah bertahun-tahun dilakukan oleh seorang pelukis asal Kabupaten Sampang yakni Kamaludin, seorang pelukis yang tinggal di Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang. Lukisan yang ia hasilkan berbeda dengan hasil karya lukisan pada umumnya, lukisan dengan media getah pohon pisang ini lebih didominasi dengan warna coklat dan agak gelap.
Sejak lima tahun, Kamaludin yang juga alumnus universitas negeri surabaya (UNESA) jurusan seni rupa ini mencoba untuk mengenalkan seni lukisnya secara sukarela kepada para pelajar di Sampang. Mencari pelepah pohon pisang merupakan proses awal yang dilakukan sebelum memulai untuk melukis, beberapa bagian pohon pisang yang diambil antara lain pelepah daun, pelepah batang, dan bagian batang pohon pisang yang telah mati. Setelah semuanya siap, barulah proses menggoreskan getah yang dikandung bagian demi bagian pohon pisang itu dilakukan.
Menurut Kamaludin untuk memperoleh warna kuning kecoklatan dapat menggunakan pelepah daun atau pelepah batang, sementara bagian batang pohon pisang yang mati digunakan untuk mendapatkan warna gelap atau kehitaman. Berbeda dengan cara melukis lain, hasil lukisan dengan getah pohon pisang ini baru akan muncul dalam beberapa 2 atau 3 hari ke depan. Uniknya lagi, warna lukisan yang terbuat dari getah pisang tersebut awet hingga bertahun-tahun.
Saat ini para pelajar di Kabupaten Sampang khususnya penggemar seni lukis banyak yang berdatangan ke rumah Kamaluddin untuk belajar. Biasanya mereka berlatih selama satu hingga dua bulan lamanya, baru kemudian para siswa tersebut sudah dapat melukis dengan getah pisang. Menurut Hikmatul Laili siswa yang belajar melukis mengatakan, kesulitan melukis dengan getah pisang tersebut terletak ketika pada saat melukis gambar belum tampak sebenarnya karena masih menunggu beberapa hari. Dari puluhan karya yang dibuat Kamaluddin, salah satu lukisan yang telah dikenal dan dipublikasikan media adalah lukisan almarhum Gus Dur, lukisan Gus Dur ini dibuat Kamaluddin pada tahun 2010 lalu. (Rosi)








