Seorang tahanan warga binaan dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) narkotika kelas II A Pamekasan melarikan diri dengan melompat dari pagar pos sisi timur, nara pidana (Napi) yang kabur tersebut sebelumnya sempat merampas motor warga untuk melarikan diri dan kemudian bersembunyi di salah satu rumah warga di belakang Lapas. Menurut informasi yang dihimpun Reporter Jtv Madura, pos penjagaan diduga tidak ada yang menjaga sehingga napi tersebut mudah melarikan diri. Setelah itu napi ini berlari menuju arah selatan belakang Lapas ke kawasan jalan masjid Bagandan Kelurahan Jungcang-cang.

Saat melarikan diri, napi tersebut menghentikan seorang warga yang sedang mengendarai sepeda motor yang kebetulan melintas. Menurut Isnaini pemilik motor yang dirampas oleh napi mengatakan, waktu itu dirinya sedang mengendarai motornya hendak ke kantor suaminya. Namun setiba di belakang Lapas dirinya distop oleh napi yang kemudian langsung naik ke motornya dan mendekapnya dari belakang. Lantaran kaget Isnaini langsung mengerem motornya dan seketika itu mereka terjatuh dari motor, sontak saja Isnaini berteriak minta tolong.

Isnaini menambahkan, setelah terjatuh dari motor tahanan tersebut malah lari ke arah barat dan sempat bersembunyi di rumah salah satu warga dan berhasil ditangkap warga. Sementara pihak lapas tidak bisa dikonfirmasi karena Kusmanto Eko selaku kepala lapas (Kalapas) Pamekasan dikabarkan sedang dinas ke luar kota. Ironisnya, sejumlah awak media saat meliput berita tersebut tidak diperkenankan mengambil gambar suasana di dalam lapas. Sementara menurut warga sekitar kaburnya tahanan dari lapas tidak hanya terjadi kali ini saja, tapi sudah kesekian kalinya dan warga menduga kaburnya tahanan lapas disebabkan lemahnya pengamanan dari instansi terkait. (Abdur Rahim dan Muhammad Zuhri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here