Sampang, jtvmaduranews.com – Ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, disambut gembira oleh para santri. Salah satunya santri kecil asal Pondok Pesantren Sumber Giri, Desa Klampok, Kecamatan Omben, Sampan, Madura.

Ia, Abdullah Dunuren, anak pertama dari 2 bersaudara, dari ayah almarhum Kiai Mun’in dan Ibu Nofa. Di usianya yang ke 6 tahun ini, ikut memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional dengan mengikuti upacara di halaman Pemkab Kabupaten Sampang.

Tampak semangat di wajahnya untuk terus mengikuti upacara. Meski salah satu santri menyuruh Abdullah Dunuren untuk duduk agar tidak kelelahan, namun Abdullah Dunuren tetap bersikukuh untuk terus mengikuti upacara sampai selesai.

“Ingin ikut andil dalam peringatan Hari Santri Nasional,” ungkap Lora Dunuren, sapaan akrab Abdullah Dunuren.

Sesudah upacara, Lora cilik ini bermain layaknya anak kecil lainya, di taman bunga yang berada di depan Kantor Kepala Dinas Kabupaten Sampang. (muhdor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here