Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang, hingga saat ini masih kekurangan guru dengan status pegawai negeri sipil (PNS) dengan jumlah sangat besar. selain itu, banyak bangunan sekolah yang tidak layak sehingga banyak siswa yang mengikuti belajar mengajar di rumah warga.
Berdasarkan data dari dinas pendidikan Kabupaten sampang, kekurangan tenaga pengajar yang berstatus PNS untuk tingkat sekolah dasar (SD) sejumlah 1.680 guru. Sementara untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 90 orang dan tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat masih dalam proses pendataan.
Tak hanya itu, di Kabupaten Sampang juga masih banyak lokal sekolah yang kurang layak sehingga, masihbanyak siswa yang terpaksa harus mengikuti kegiatan belajar di rumah warga.
Menurut, Fadilah Budiono, wakil bupati sampang, mengatakan, banyaknya kekurangan tenaga guru terpusat di wilayah pantai utara (PANTURA), yaitu di kecamatan Banyuates, Sokobenah, Ketapang, dan kecamatan Robatal.
Namun untuk mengantisipasi kekurangan guru, untuk sementara banyak sekolah yang mengandalkan tenanga guru tidak tetap (GTT) dengan jumlah honor yang sangat kecil. (fathor Rosi,JMNC)









