Sumenep, jtvmaduranews.com – Sebanyak sepuluh ribu personel gabungan, melakukan apel pergeseran pasukan, untuk pengamanan pelaksanaan pilkades serentak, di Kabupaten Sumenep, dalam apel tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, di halaman Mapolres setempat, dalam apel pergeseran pasukan ini, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan oleh Kapolres Sumenep, didampingi Komandan Kodim 0827, Wakil Bupati Sumenep, serta sejumlah pimpinan daerah di lingkungan Kabupaten Setempat.
Sepuluh ribu pasukan gabungan yang dikerahkan tersebut, terdiri dari anggota Polres Sumenep, BKO dari sejumlah Polres jajaran di Madura, BKO Polda Jatim, TNI dan Linmas, meski potensi konflik pelaksaan pilkades serentak sangat tinggi, namun ribuan personel ini tidak dibekali senjata api, hanya dibekali sejumlah peralatan biasa, seperti tongkat atau pentungan, senter, borgol serta alat kelengkapan lainnya.
“Seluruh personel diperoitaskan mengedepankan pola persuasif, dalam setiap potensi konflik yang muncul saat pelaksanaan pilkades serentak. hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan,” kata AKBP. Muslimin, Kapolres Sumenep
Di samping itu, para pasukan juga dibekali dengan bacaan asmaul husna, pembacaan Asmaul Husna dilakukan secara serentak, diakhir apel pergeseran pasukan tersebut.
Menggelar pilkades serentak, digelar di sejumlah desa sebanyak 226 desa, di dua puluh kecamatan baik daratan dan kepulauan yang akan menggelar pilkades serentak, pelaksaan pilkades serentak dilakukan dua tahap, tahap pertama, digelar tanggal 7 Nopember 2019, sebanyak 174 desa, di sembilan belas kecamatan di daratan, tahap dua, sebanyak 52 desa, di delapan Kecamatan di Wilayah Kepulauan, yang akan digelar pada tanggal 14 Nopember 2019 mendatang. (syaiful,wildan)









