Sumenep – Puluhan warga yang mengatasnamakan Gerakan Peyelamat Pilkada (GPP), Kabupaten Sumenep, dengan di dampingi ketua beserta annggota komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumenep, kamis siang mendatangi kantor komisi pemilihan umum (KPU) Sumenep.
Kedatangan puluhan warga tersebut, guna meminta komisiner KPU menjelaskan dugaan banyaknya kecurangan dalam rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), dalam pemilukada sumenep 2015.
Dugaan kecuraangan tersebut, diantaranya, indikasi masuknya pengurus salah satu parpol menjadi anggota PPK, serta pemalsuan data diri calon PPK dan PPS.
Bambang hermanto, korlap aksi, mengatakan, para warga akan terus mengawal dugaan kecurangan rekrutmen PPK tersebut, bahkan warga mengancam akan membawa kasus tersebut ke dewan kehormatan penyelenggra pemilu.
Sementara Abd Warits, ketua KPU Sumenep, mengatakan, pihaknya cukup sanang atas saran kritik para warga tersebut. Namun, demikian pihaknya membantah adanya kecurangan yang dilakukan dalam rekrutmen PPK dan PPS. Sebab semua mekanisme rekrutmen tersebut, sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Warits, menambahkan, pihaknya meminta sejumlah pihak terkait yang tidak puas terhadap hasil rekrutmen PPK dan PPS tersebut, untuk melakukan klarifikasi kepada penwaslu Sumenep. Karena menurut Warits, persoalan tersebut sudah bukan menjadi kewenangan KPU, karena rekrutmen PPK dan PPS sudah Final. (Syaiful Anwar/JMNC)









