Sumenep – Pulau Giliyang, merupakan sebuah pulau kecil dari beberapa pulau yang di miliki Kabupaten Sumenep. Pulau tersebut, memiliki kadar oksigen murni diatas di rata-rata, 20,9, serta tertinggi nomor dua sedunia setelah Bosnia. Uniknya di pulau tersebut, juga terdapat warga yang hampir 50 persen masih hidup berusia di atas 100 hinngga 125 tahun.
Suhati, umur 125 tahun, dan sumambiya, umur 100 tahun, saudara kandung, warga Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, merupakan dua dari 50 persen warga di pulau tersebut yang sudah berusia lanjut. Keduanya tidak sama dengan lansia pada umumnya, sebab keduanya masih terlihat segar, bahkan masih cekatan.
Murais, salah seorang cucu suhati, mengatakan, neneknya hingga saat ini, sudah berusia sekitar 125 tahun. Neneknya tersebut sudah memiliki 6 turun, termasuk dirinya sebagai cucunya sudah memiliki dua orang cucu. Di pulau ini juga masih banyak nenek maupun kakek yang sudah berusia seratus bahkan lebih.
Dokter fatoni, Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Sumenep, mengatakan, selain pola hidup yang sehat dan pola makan yang bergizi yang seimbang, manusia harapan hidupnya bisa lebih panjang, karena faktor udara oksigen yang sehat yang mereka hirup setiap hari.
Sementara, dari data balai besar teknik kesehatan lingkungan dan pengendalian penyakit surabaya tahun 2013, Pulau Giliyang memiliki kandungan oksigen murni tertinggi nomor dua sedunia setelah Bosnia. lima puluh persen dari seluruh penduduk di pulau giliyang adalah lansia, dengan usia rata 80 hingga 125 tahun. Sedangkan, warga di pulau tersebut yang masih hidup dengan usia lebih dari 100 tahun sekitar 30 orang. (Syaiful Anwar/JMNC)









