Pamekasan, jtvmaduranews.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pamekasan, Madura menanti implementasi rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Nadiem Makarim salah satunya menghapus Ujian Nasional (UN) .

Hal itu disampaikan oleh Ketua PGRI Pamekasan usai menggelar apel akbar dan silaturahmi dalam rangka Hut PGRI ke 74 dan Hari Guru Nasional PGRI Kabupaten Pamekasan yang di gelar di lapangan negara bhakti Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, senin 16 Desember.

“Saya setuju dengan rencana menteri pendidikan dan kebudayaan untuk menghapus ujian nasional asalkan tidak ada celah celah yang dapat memungkinkan merugikan guru,” kata  M. Sahid, ketua PGRI Pamekasan

Menurtunya mayoritas guru mendukung penghapusan UN sebagai syarat kelulusan. 

Tidak hanya itu, menurut ketua PGRI Pamekasan, selama ini guru juga disibukkan dengan administrasi yang cukup banyak dari persiapannya dan lain lain  sehingga tidak fokus dalam proses mengajar. dengan kebijakan baru ini, nnatinya diharapkan dapat mengurangi beban administrasi.  (hasan)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here