Sampang, jtvmaduranews.com – Aktivis Sampang yang mengatasnamakan Jaringan Kawal Jawa Timur bersama organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor kepolisian Resor Polres Sampang menuntut penegakan hukum dan HAM tidak tebang pilih.

Dalam aksinya aktivitas tersebut membawa bh dan celana dalam beserta catatan merah sebagai bentuk rasa kecewa terhadap penegakan hukum di Polres Sampang.

“Polres Sampang selama satu tahun terakhir ini, diduga kuat melakukan seleksi penyelesaian kasus di Kabupaten Sampang, bahkan terkesan cari aman untuk kepentingan beberapa kelompok tertentu,” kata Moh Sidik , ketua Jaka Jatim.

Selain itu kapolres juga berharap agar masyarakat bersama sama untuk memberikan keterangan kepada kepolisian, jika ada tindakan melanggar hukum laporkan dan harus objektif agar kepolisian langsung menangkap pelaku.

“Semua kasus yang terjadi di wilayah hukum polres sampang sudah di proses sesuai ketentuan tanpa tebang pilih,” ungkap Didik Bambang , kapolres Sampang. (muhdor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here