Sampang, jtvmaduranews.com – Sebagai rasa sukur atas hasil laut termasuk tangkapan ikan yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan warga di kepulauan Desa Mandangin, Kecamatan,Kabupaten Sampang. tiga hari berturut-turut, dilaksanakan kegiatan selamatan desa dengan puncak acara petik laut atau yang biasa disebut dengan istilah rokat tasek.
Syaiful Anam, Kepala Desa (Kades) Mandangin saat memberikan sambutannya mengatakan, jika petik laut atau rokat tasek ini tak lain adalah bagian dari kegiatan melestarikan budaya lokal.
Tak hanya petik laut, sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan Hotmil Quran yang berlokasi di lima lokasi. empat di wilayah Mandangin dan satu kegiatan di daerah Batu Putih.
“Petik laut ini penting dan merupakan bagian budaya leluhur yang wajib dilestarikan. karena, selain diyakini sebagai bentuk selamatan juga bisa menarik wisatawan untuk mendongkrak perekonomian lokal dan kegiatan petik laut ini murni dibiayai oleh Husky Cnooc Madura Limited (HCML), dan harapan ke depan HCML terus perduli terhadap budaya petik laut,” kata Abdullah Hidayat , wakil bupati Sampang.
Selain itu Aliyuddin mengungkapkan kegiatan petik laut ini ada juga program-program pemberdayaan lainnya yang tersinkronisasikan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Sampang, ibarat masakan, program kami ini sebagai penyedap rasa terhadap rencana program pemerintah.
“Petik laut warga pulau mandangin 2019 sepenuhnya didukung oleh HCML. seluruh kegiatan full kami danai. kenapa, karena ini tradisi masyarakat dan merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga mandangin,” kata Aliyuddin , selaku lead officer relationship HCML. (muhdor)









