Bangkalan, jtvmaduranews.com – Berhubung letaknya bersebelahan dengan desa bunajih, Desa Bringin secara langsung akan terdampak dengan adanya TPA baru sementara yang ada di Desa Bunajih yang akan digunakan pemkab Bangkalan sebagai tpa baru pasca ditutupnya tpa buluh Kecamatan Socah beberapa waktu yang lalu.
Dalam audiensi yang dilakukan pemkab Bangkalan melalui instansi terkaitnya dlh Kabupaten Bangkalan, masyarakat bringin tidak menolak desanya digunakan sebagai akses jalan pendistribusian sampah ke TPA Bunajih namun masyarakat berharap infrastruktur yang ada di desanya dapat ditiingkatkan.
Hal ini tidak lain dengan alasan, jalan yang ada didesa bringin hanya cukup dilalui satu mobil saja dan kondisinya sudah rusak apalagi nantinya akan dilalui truk-truk dlh akan semakin parah, selama ini masyarakat bringin secara bergotong royong menambal jalan didesa tersebut dengan mengambil batu yang ada digunung menggunakan gerobak.
“Masyarakat Desa Bringin tidak menolak desanya dilalui truk-truk dlh saat mendistribusikan sampah ke tpa bunajih, namun infrastruktur yang ada juga ditingkatkan jangan sampai jalan yang sudah rusak semakin bertambah parah karena hal ini akan merugikan masyarakat setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani,” kata Syahrizal , ketua BPD Desa Bringin.
Desa Bringin merupakan salah satu akses tercepat bagi truk-truk dlh untuk sampai ke lokasi tpa bunajih meskipun ada jalan lain namun waktunya sangat lama, sehingga akses ini dipilih oleh pemkab sebagai jalur pendistribusian truk-truk DLH menuju TPA Bunajih Kecamatan Labang Bangkalan.
“Akan melaporkan langsung aspirasi-aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat kepada Bupati Bangkalan, karena yang memiliki wewenang untuk hal ini adalah Bupati Bangkalan,” kata Hadari , Kepala DLH Kab.Bangkalan. (sahid)








