Sumenep, jtvmaduranews.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam, mahasiswa pencinta alam wirasta, Universitas Wiraraja, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melakukan aksi membungkam mulut dan teatrikal di depan kantor Pt.Garam Persero Kalianget. aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan kepada pihak Pt.Garam Persero yang tidak mampu menyelesaikan permasalahan sampah yang sangat kumuh di dekat wilayah industri garam yang dikelolah Pt.Garam Persero,kumuhan sampah yang merajalela ini berada didua desa, yaitu Desa Pinggirpapas dan Desa Karanganyar.
Selain itu para mahasiswa juga memberikan kado berupa dokumentasi ke kumuhan di wilayah tersebut, guna kepala dirut Pt.garam mengetahui pasti keadaan saat ini dilapangan. barangkali dirut Pt.garam belum mengetahui pasti kekumuhan sampah yang sangat meresahkan masyarakat, berharap dengan kado tersebut pihak yang bersangkutan sadar dan paham bahwa upaya yang dilakukan selama ini dinilai gagal total.
“Sudah melakukan upaya yang sudah tepat dan benar, dengan memberikan fasilitas kontener gerbong sampah ketiap desa, pihaknya menilai masih kurangnya kesadaran masyarakat akan keperdulian lingkungan sekitar,” kata Sentot Wahyu Hidayat, staf humas Pt.Garam.
Selain itu para peserta aksi mengancam kepada pihak pt.garam dalam waktu 7×24 jam mampu menyelesaikan kumuhan sampah tersebut, bahkan pihak pendemo tak segan bila permasalahan ini tak kunjung selesai akan meminta bantuan mentri bumn atau presiden yang menyelesaikan permasalahan tersebut. (wildan)








