Sumenep, jtvmaduranews.com – Menjelang coklit serentak, mulai tanggal 15 Juli 2020, petugas PPDP sudah mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pendataan, dari kebutuhan petugas PPDP dalam kinerjanya. Komisioner KPU Sumenep sudah mulai melakukan pendistribusian berkas dan APD bagi setiap petugas PPDP, namun pendistribusian bagi daerah kepulauan terbilang lebih awal, hal tersebut dilkukan karena minim transportasi laut untuk mengakses kekepulauan dan saat ini cuaca sering kali berubah-ubah.
Pendistribusian dilakukan pertama kali di tiga kecamatan di kepulauan, Kecamatan Kangayan, Kecamatan Arjasa, dan Kecamatan Sapekken, sedangkan untuk kepulauan masalembu berkas dan apd akan dikirim pada tanggal 15 Juli dikarenakan kapal rute kedaerah tersebut baru ada jadwal.
Sebanyak ratusan paket yang berisi berkas baik buku pedoman dan , buku kerja petugas coklit serta perlengkepan Alat Pelindung Diri, seperti masker, fhice shield, sarung tangan, cairan disinfectan dan termogan juga sudah dikirim.
Sementara, Divisi SDM dan Parmas, KPU Sumenep, menyampaikan,untuk pendistribusian ke daerah daratan sudah siap didistribusikan tinggal menunggu kesiapan setiap daerah, sementara untuk daerah kepulauan pihak KPU melakukan penyesuaian, sebab waktu pelaksanaan coklit berlangsung selama 30 hari.
“Hanya saja pada tanggal 15 Juli ada gerakan klik serentak, guna mempermudah pemilih mengetahui sudah terdaftar atau tidak, dengan membuka laman WEBSITE lindungihakpilihmu.kpu.co.id dengan memasukkan NIK setiap pemilih,” kata Rafiqi, Divisi SDM dan parmas KPU Sumenep.
Selain itu,pihaknya menambahkan, bagi seluruh petugas PPDP yang hendak melakukan kinerjanya, sudah melakukan tahapan sesuai protokol Covid-19, dan bagi seluruh petugas PPDP wajib mengikuti mengikuti rapidtes, bagi petugas PPDP yang reaktif saat di rapid test pihak KPU akan langsung mengganti petugas tersebut dan penggantinya akan dilakukan rapid test pula.(wildan)









