Bangkalan, jtvmaduranews.com – Warga Tanah Merah Kabupaten Bangkalan tadi malam sekitar pukul 7 malam dikagetkan adanya kobaran api yang terjadi di pasar palawija Tanah Merah Bangkalan, api dengan cepat menjalar karena sebagian besar kios dan lapak yang ada di pasar palawija Tanah Merah sebagian besar adalah bangunan semi permanen.

Dua mobil damkar milik Pemkab Bangkalan, satu damkar dari arsenal al, satu mobil water cannon Polres Bangkalan dan 6 armada mobil penyuplai air dari pdam Bangkalan dikerahkan untuk memadamkan api agar tidak menjalar lebih luas lagi karena di belakang pasar berdekatan dengan pemukiman warga.

Para pedagang pemilik kios dan lapak yang belum terbakar dibantu warga berusaha menyelamatkan barang-barang dagangannya yang masih bisa diselamatkan, sedangkan pedagang yang kios dan lapaknya sudah terbakar hanya bisa pasrah menyaksikan tempatnya mengais rejeki dilalap si jago merah.

“Pemda sudah melakukan langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini selain menerjunkan dua unit mobil damkar milik pemkab , pihaknya juga mendapatkan bantuan satu unit Damkar dari Arsenal AL, satu mobil water cannon dari polres bangkalan, nantinya pemkab juga akan merelokasi para pedagang yang terkena musibah ke tempat yang lebih baik dan strategis tentunya dengan persetujuan para pedagang dan warga”. Kata R Abdul Latif Amin Imron , Bupati Bangkalan

“Melakukan pengalihan arus lalu lintas dimana untuk kendaraan besar dihentikan sementara di pos tangkel sambil menunggu pemadaman selesai dan arus lalu lintas bisa dilewati kembali”, Kata AKBP Rama Samtama Putra , Kapolres Bangkalan

Sedangkan untuk mengetahui penyebab kebakaran pihaknya juga akan mendatangkan tim labfor dari polda jatim.

Setelah kurang lebih lima jam berjibaku dengan api tim damkar Kabupaten Bangkalan, personel water cannon Polres Bangkalan, personel Damkar Arsenal AL yang dibantu warga, sekitar pukul 00.00 wib berhasil memadamkan api yang menghanguskan 185 dari 280 kios dan lapak milik para pedagang yang ada di pasar Tanah Merah Bangkalan. (sahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here