Setelah melakukan aksi demo hingga ricuh di halaman Kantor Bupati Pamekasan. Sejumlah mahasiswa berbalik arah menyerang Pendopo Pamekasan, di tempat ini mahasiswa kembali mengamuk hingga mengakibatkan sejumlah invetaris termasuk kursi dan meja kaca pendopo rusak setelah diinjak-injak para mahasiswa yang berdemo.

Tidak hanya itu mahasiswa sempat mengancam akan menduduki pendopo hingga aksi mereka ditemui Ahmad Syafi’i Bupati Pamekasan guna menyampaikan aspirasi mereka terkait curat-marutnya pembangunan di Pamekasan hingga ke persoalan social yang terjadi. 

Bahkan meski sempat pihak kepolisan menjelaskan bahwa Bupati sedang tidak ada di tempat para demostran tetap tidak percaya dan meraka meminta segera menemui pengunjuk rasa sebelum kembali aksi yang lebih brutal lagi. Namun setelah adanya mediasi dari pihak kepolisian akhirnya massa membubarkan diri.

Sementara menanggapi adanya aksi demo anarkis yang berujung pengrusakan tersebut Akbp Nanang Chadarusman menyatakan pihaknya akan mengambil langkah tegas dan akan memintai pertanggung jawaban secara hukum kepada korlan aksi yakni Hamdi jika nantinya dari pihak Pemkab Pamekasan melaporkan hal tersebut kepada kepolisan Mapolres.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di halaman Pemkab Pamekasan hingga berujung ricuh.

Kericuhan tersebut bermula saat para mahasiswa meminta Bupati Pamekasan Ahmad Syafi’i menemui mereka dan memberikan penjelasan serta mempertanggung jawabkan terkait sejumlah persoalan pembangunan di kota Gerbang Salam yang selama ini dinilai tak bertuan. (Muhammad Zuhri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here