Sampang, jtvmaduranews.com – Ratusan nelayan yang mengatasnamakan gerakan Sampang menggugat dengan menggunakan perahu dan kapal besar mendemo perusahaan migas Husky-Cnooc Madura Limited atau HCML di perairan pantai Camplong Kabupaten Sampang Madura.

Dalam aksinya ratusan nelayan Kecamatan Camplong mengepung area pengeboran, sambil membentangkan spanduk bertuliskan usir HCML, serta menuntut perusahaan migas memberikan kontribusi yang jelas kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

“Sejak HCML beroperasi pada tahun 2017 belum ada kontribusi yang nyata kepada pemerintah daerah, justru yang terjadi masyarakat dan pemerintah yang dirugikan oleh perusahaan migas,” kata Syamsuddin , korlap aksi.

Selain itu nelayan, Ahmad menuturkan saat melaut ia sering mencium bau gas di perairan sehingga ia sangat resah atas adanya perusahaan migas tersebut.

Menanggapi tuntutan ini, kepala lapangan HCML Suryono mengatakan tidak mempunyai wewenang untuk menjawab secara langsung atas tuntutan masyarakat, namun ia sudah mencatat dan menerima aspirasi dari masyarakat serta nanti akan disampaikan kepada pimpinan. 

Usai mendengar penjelasan tersebut ratusan nelayan langsung membubarkan diri, namun massa mengancam jika tuntutan nya tidak ada kejelasan sampai 7×24 jam, massa akan kembali dan menutup paksa kegiatan eksplorasi migas tersebut. (muhdor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here