Pamekasan, jtvmaduranews.com – Jumat malam, Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengumumkan bahwa di Kabupaten Pamekasan belum ada warganya yang terindikasi virus corona atau virus-19.
Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan Baddrut tamam di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.
Sementara tentang pasien yang meninggal dunia di RSUD Slamet Martodirjo Pamekasan pada jumat siang. belum disimpulkan virus covid-19. karena masih menunggu hasil laboratorium.
“Kepada masyarakat untuk tenang dan selalu menjaga kebersihan,”kata Baddrut Tamam, Bupati Pamekasan.
Sementara direktur RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan Farid Anwar membenarkan kalau ada pasen meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan pada jumat siang.
“Pasien yang berumur 11 tahun ini sebelumnya datang dari malang kemudian dibawa ke rumah sakit karena mengalami mual dan muntah, namun dalam perjalanan pasien ini mengalami sesak, sehingga pihak rumah sakit melakukan tindakan medis selanjutnya, namun anak ini tidak tertolong, dan rencananya mau dirujuk ke rumah sakit Surabaya yang lebih lengkap,” Kata Farid Anwar, direktur RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan.
Namun pihak rumah sakit belum memastikan pasien itu positif covid 19 atau tidak karena masih menunggu hasil laboratorium.
Hasil pemeriksaan laboartorium tersebut, menurut pihak rumah sakit baru bisa diketahui sekitar lima hari kedepan. (hasan)









