Bangkalan, jtvmaduranews.com – Guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas, Polres Bangkalan mulai hari ini, tanggal 23 Oktober 2019 sampai dengan 5 Nopember 2019, akan menggelar operasi zebra dengan sandi semeru 2019, pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.
Dalam operasi zebra semeru 2019 ada delapan jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus petugas kepolisian, yaitu penggunaan helm standart, mematuhi marka lalu lintas, pengendara dibawah umur, pemakaian safety belt, berkendara dibawah pengaruh miras, berkendara memakai handphone dan tidak membawa surat kendaraan.
Sebanyak 80 personel kepolisian dari jajaran Satlantas Polres Bangkalan dan Polsek jajaran akan diterjunkan dalam operasi zebra semeru 2019 kali ini terutama di titik-titik rawan kecelakaan di wilayah Resort Bangkalan sehingga dapat meningkatkan kedispilinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus mengurangi angka kecelakaan di Bangkalan.
“Awal Januari 2019 sampai saat ini dari 8 jenis pelanggaran yang menjadi sasaran, pengendara yang tidak memakai helm dan melawan arus masih mendominasi jenis pelanggaran lalu lintas di Bangkalan, operasi zebra sendiri akan dilaksanakan selama dua pekan dengan tujuan untuk mengurangi angka kemacetan dan kecelakaan di wilayah Bangkalan,” kata AKBP Rama Samtama Putra, S.IK.,M.SI.,MH., Kapolres Bangkalan.
Sedangkan angka kecelakaan dan fatalitas berdasarkan evaluasi dan analisa dari awal Januari 2019 sampai awal bulan Oktober 2019, di wilayah Bangkalan cenderung mengalami penurunan dibandingkan perode yang sama ditahun-tahun sebelumnya. (sahid)









