Sampang, jtvmaduranews.com – Selama 6 tahun beroperasi di Sampang Madura, perusahaan minyak dan gas petronas diancam akan di stop kegiatannya oleh masyarakat setempat. pasalnya sejak 2013 sampai 2019 ini, keberadaan petronas tersebut tidak jelas manfaat dan kontribusi terhadap masyarakat setempat.
Tidak ada kontribusi yang jelas terhadap masyarakat Sampang Madura Jawa Timur, perusahaan Minyak dan Gas (MIGAS) di ancam akan di berhentikan kegiatan pengeboran oleh masyarakat setempat, pasalnya perusahaan yang bergerak dalam kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi tersebut, selama enam tahun beroperasi tidak ada manfaat yang jelas terhadap masyarakat sekitar.
Akibatnya masyarakat melaporkan kepada Bupati Sampang sehingga perusahaan pelat merah milik malaysia tersebut akan di stop kegiatannya jika dalam waktu yang ditentukan tidak ada kejelasan atau tindakan yang nyata ke masyarakat setempat yang terdampak di lokasi pengeboran perussha petronasi tersebut.
“Tidak bisa langsung memenuhi tuntutan, kendati demikian akan segera melalukan rapat internal terkait tuntutan serta keinginan masyarakat setempat, sehingga komunikasi kerja sama berjalan sesuai dengan harapan”. Kata Moh. Nazlee Rasol , Presiden Petronas Indonesia.
“Selama 6 tahun keberadaan petronas di Kabupaten Sampang ini memang tidak jelas manfaat atau kontribusi jelas terhadap masyarakat setempat”. Sambung Slamet Junaidi, Bupati Sampang.
Selain itu Slamet Junaidi berharap semua Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ada di Kabupaten Sampang, harus ada dampak positif kepada masyarakat. kalau ingin menjalin kerja sama yang baik di Kabupaten Sampang. (muhdor)









