Sumenep, jtvmaduranews.com – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam, Aliansi Pemuda Timur Daya atau disingkat, API, melakukan aksi demonstran di depan kantor DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan aksi duduk bersama anggota dewan dipinggir jalan, menuntut ketegasan pemerintah dengan adanya tambak udang diduga ilegal.
Adapun tuntutan yang dilayangkan diantaranya, agar ditutupnya lahan tambak udang ilegal, serta dinilai dapat merusak ekosistem alam sekitar, stop alih fungsi lahan yang meresahkan masyarakat, dan sikap netral pemerintah dalam mengeluarkan surat ijin, serta penegakan perda RTRW dengan bijak sesuai aturan yang ada.
“Kepada anggota DPRD Sumenep, segera turun kelapangan dengan melihat kondisi yang terjadi,” kata Abd. Basit, korlap aksi.
“Sementara, ketua komisi 2 dprd sumenep, merespon tuntutan yang dilayangakan para peserta aksi, untuk melihat kondisi sebenarnya dilapangan, apabila benar adanya tambak udang ilegal dan tambak udang legal yang tidak sesuai dengan aturan.
“Kami sepakat akan memberikan sanksi tegas bahkan akan menutup operasi tambak tersebut,” kata Subaidi, ketua Komisi II DPRD Sumenep.
Dari respon yang disampaikan ketua komisi II DPRD Sumenep, akan turun langsung kelapangan, disepakati oleh para peserta aksi akan turun bersama melihat kondisi sebenarnya yang terjadi dilapangan. (wildan)









