Bangkalan, jtvmaduranews.com – Kondisi salah satu rumah warga yang berada di desa penjalinan Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan pasca diterjang angin puting beliung yang melanda Kecamatan Blega dan Kecamatan Modung sekitar pukul dua sampai setengah tiga sore , kamis, 12 Desember 2019.
Beruntung saat kejadian, pak Marsum pemilik rumah beserta dua anaknya sempat keluar rumah dan berlindung disalah satu bangunan yang ada didepan rumahnya, sehingga tidak tertimpa reruntuhan material rumahnya yang roboh diterjang angin kencang.
Selain rumah pak Marsum ada sekitar tujuh rumah warga di Desa Penjalinan Kecamatan Blega yang terdampak angin puting beliung yang rata-rata mengalami kerusakan di bagian atas rumahnya, dan sudah mendapatkan bantuan terpal dari BPBD Kabupaten Bangkalan.
“Saat kejadian melihat angin sangat kencang arah timur daya berputar dan menerbangkan salah satu bagian atap rumahnya ,dia bersama dua anaknya lari ke depan rumahnya karena takut,” kata pak Marsum , korban puting beliung.
Sedangkan bencana angin puting beliung di Kecamatan Modung selain mengakibatkan bagian atas rumah warga dan kanopi disalah satu masjid rusak juga mengakibatkan satu warga asal Desa Serabi Timur meninggal dunia ketika lari dan terjatuh saat keluar rumah menyelamatkan diri.
“Dalam dua bulan terakhir sudah lima kali terjadi cuaca ekstrem yang meliputi puting beliung dan angin kencang di Kabupaten Bangkalan , dan sudah ada dua korban meninggal dunia dan satu korban luka akibat cuaca ektrem hujan deras yang disertai angin kencang dan petir yang diprediksi masih berlangsung selama dua bulan ke depan,” kata Risal Morris , kepala pelaksana BPBD Kabupaten Bangkalan. (sahid)









