Sumenep, jtvmaduranews.com – Khawatir terinfeksi virus corona yang sedang mewabah di negara Cina, salah seorang warga asal Kabupaten Sumenep yang sedang menempuh pendidikan tingkat SMA di Cina, terpaksa memilih pulang kampung.

Ahmad Naufal, warga asal Desa Batu Putih Laok, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, sekitar 2 tahun mengenyam pendidikan tingkat SMA di Guangxi Overseas Chinese School Kota Nanning, Guangxi China. Saat virus corona mewabah di negara tirai bambu tersebut, Naufal memilih pulang ke kampung dan tiba pada Jumat (31/1) dini hari.

Naufal pulang dari tempat menimba ilmu di negeri tirai bambu atas inisiatif sendiri dengan cara menghubungi keluarganya di kampung halamannya. Serta menggunakan biaya sendiri mencapai jutaan rupiah. Naufal memilih pulang lantaran khawatir terinfeksi virus corona yang sedang mewabah. Bahkan Naufal sempat diperiksa kesehatannya di bandara sebelum beranjak pulang ke tanah air.

“Saat mendengar informasi mewabahnya virus corona di China, kami sempat khawatir terinfeksi. Namun, bersyukur ternyata tidak terinfeksi virus mematikan tersebut, dan kini tiba dengan keadaan sehat,” kata Mawardi orang tua Naufal

Naufal belum berani kembali ke China tempat ia menimba ilmu dengan kondisi seperti saat ini. Bahkan pihak keluarga masih khawatir dengan virus mematikan tersebut. Namun, Naufal masih memiliki keinginan yang besar untuk menyelesaikan pendidikanya di negara tirai bambu. (syaiful,wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here