05; jmnc

Bangkalan – Salah satu kebanggaan buadaya dan objek wisata pulau madura yang hingga kini masih banyak diminati, yaitu kerapan sapi, terbukti ribuan pengunjung lomba adu cepat lari sapi ini, minggu siang memadati salah satu lapangan kerapan sapi yang berada di kecamatan tanah merah, bangkalan.

Kerapan sapi yang yang dilaksanakan minggu siang ini merupakan babak penyisian lomba kerapan sapi ditingkat kewedanan yang dilaksanakan serentak di madura. Dalam lomba kali ini diikuti oleh 24 pasang sapi yang akan menyisihkan tiga pemenang dari golongan menang dan 3 pemenang dari golongan kalah. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang penuh dengan kekerasan pada hewan, sejak adanya peraturan gubernur no.1 tahun 2012 yang berisi bahwa kerapan sapi madura harus bebas dari unsur kekerasan hewan, pelaksanaan kerapan sapi kali ini, meski tidak sepenuhnya hilang namun unsur kekerasan sedah mulai minim.

Seperti biasanya, mewarnai suasana kerapan sapi yang berada ditengah terik matahari/ musik tradisional madura yang bernama sronen terdengar di hampir semua pedok pasangan sapi.

Untuk memberi dukungan terhahap pelaksanaankerapan sapi,, hadir pada kesempatan ini, DR. H. IG. Indra S. Ranuh selaku kepala badan perwakilan darah (BAPERWIL) IV Madura di tengah-tengah kerumunan pengunjung kerapan

Indra mengapresiasi dan menyatakan menarik setelah melihat kerapan sapi madura, namun menurut sosok yang masih berketurunan madura bahwa kerapan sapi ini perlu adanya pembenahan untuk lebih menarik wisatawan datang.

Kepala badan bakorwil berharap, dengan adanya kerapan sapi nanti bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke madura utamanya kerapan sapi piala presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 oktober mendatang/ sehingga perekonomian warga madura juga ikut terangkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here