Muhammad Arif : jmnc
Sumenep – Di tahun ini, musim kemarau sangat panjang hingga bulan November, sehingga membuat para petani di Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, panen keuntungan, meski harga garam turun dengan harga satu juta dua ratus ribu rupiah pertonnya.
Harga garam di tahun kemarin hanya mencapai kurang lebih tujuh ratus ribu rupiah perton, dan di tahun 2017, harga garam mencapai dua juta rupiah pertonnya, namun saat ini harga garam turun dengan kisaran satu juta empat ratus ribu rupiah pertonnya, hal tersebut sudah menjadi keuntungan yang sangat besar bagi para petani garam.
Salah seorang petani garam, Samsuri, mengatakan, musim kemarau tahun ini sangat panjang hingga bulan november, dengan harga yang saat ini, petani sudah sangat mengalami keuntungan, sebab ditahun kemarin harga garam hanya mencapai kurang lebih tujuh ratus ribu rupiah pertonnya.
Meski harga garam pertonnya hanya mencapai satu juta dua ratus ribu rupiah, itu sudah mengalami keuntungan yang sangat besar, para petani berharap pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan para petani garam, sehingga harga garam yang saat ini diusahakan untuk tidak mengalami penuruna harga kembali.









