Bangkalan, jtvmaduranews.com – Rumah belajar yang ada di SMPN 7 Bangkalan salah satu sekolah terluar di Bangkalan, dimana di rumah belajar ini siswa menggunakan tablet sebagai media proses pembelajaran yang efektif dan inovatif guna membiasakan siswa dengan teknologi guna menyongsong era industrialisasi 4.0.
Di rumah belajar ini selain tablet bagi para siswa juga sudah dilengkapi proyektor yang digunakan oleh guru dalam memberikan materi pembelajaran, selain kemudahan dalam proses belajar cara ini juga menghilangkan rasa jenuh dan bosan siswa dibandingkan proses belajar sebagaimana biasanya.
Semua sarana dan prasarana yang ada di rumah belajar ini berasal dari bos afirmasi kementrian pusat yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar, menengah yang berada didaerah tertinggal, terdepan dan terluar sesuai dengan ketentuan undang-undang guna peningkatan mutu pendidikan.
“Mulai bulan januari 2020 sekolahnya sudah menerapkan sistem pembelajaran seperti ini dimana tahun 2019 ada beberapa sekolah di bangkalan termasuk smpn 7 mendapatkan dana bos afirmasi yang dibelikan tablet dan seperangkat media pembelajaran guna menyongsong era pembelajaran di era 4.0,” kata R Ayu Winarni , kasek UPTD SMPN 7 Bangkalan.
Dana bos afirmasi yang digelontorkan pemerintah sebesar 24 juta rupiah persekolah ditambah 2 juta rupiah persiswa sedangkan dana bos kinerja sebesar 19 juta rupiah persekolah ditambah 2 juta rupiah persiswa dimana kedua dana tersebut direncanakan dibelanjakan tablet dan peralatan tik guna menunjang akses rumah belajar.
“Tahun 2019 ada beberapa satuan pendidikan tingkat SMP di Kabupaten bangkalan yang mendapatkan bos afirmasi dan bos kinerja sebagai tambahan dana bagi bos reguler yang selama ini sudah diberikan juga sebagai stimulus mendorong mutu layanan pendidikan,” kata Jupri Kora , Kabid SMP Disdik Bangkalan. (sahid )









