Pamekasan, jtvmaduranews.com – Sejak dua pekan terahir stok bahan rempah-rempah di sejumlah pasar tradisional di Pamekasan mulai langka. kosongnya bahan rempah ini dikarenakan pasca di tetapkannya warga negara indonesia yang suspect virus corona beberapa waktu yang lalu.
Seperti halnya di pasar 17 agustus kabupaten pamekasan, madura jawa timur, selasa pagi, 10 maret 2020, stok empon-empon seperti jahe, kencur, temu lawak, dan kunyit, sudah mulai habis. hal ini disebabkan tingginya permintaan dari masyarakat untuk di konsumsi karena dinilai bisa menangkal virus corona.
”Sulitnya empon-empon ini juga mengakibatkan harga bahan tersebut mengalami lonjakan, seperti harga jahe dan kencur, saat ini di pasaran sudah tembus enam puluh ribu rupiah perkilogramnya, yang sebelunya kisaran tiga puluh ribu rupiah perkilogram. selain itu jahe merah juga mengalammi kenaikan dari sebelumnya empat ribu ripuah perkilo saat ini naik sampai delapan ribu rupiah perkilonya,” kata Mistiyah, pedagang rempah-rempah.
Selain tingginya permintaan dari konsumen, pasokan bahan dari tengkulak saat ini juga mengalami penurunan akibat musim hujan serta minimnya produksi di sektor petani.
Lonjakan harga empat komonitas bahan rempah ini, diperkirakan akan terus terjadi hingga virus korona berakhir. (hasan)









