Bangkaln, jtvmaduranews.com – Kecamatan Kamal memprakarsai diadakannya sosialisasi penanganan Covid 19 di era New Normal yang dilaksanakan pada hari ini Kamis 02 Juli 2020 yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Kamal, sosialisasi yang dilakukan merupakan salah satu upaya satuan gugus tugas Kecamatan Kamal memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kecamatan Kamal.

Hadir pula dalam sosialisasi hari ini Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan Sudiyo , Dirut RSUD Syamrabhu Bangkalan dr. Nunuk, dokter spesialis paru dr. Catur , dokter spesialis penyakit dalam dr. Anita dan Wakapolres Bangkalan Kompol Decky Yang sekaligus bertindak sebagai nara sumber serta Muspika Kecamatan Kamal , Tokoh Ulama , tokoh masyarakat dan seluruh kepala Desa se-Kecamatan Kamal.

“Berdasarkan data dari Dinkes Bangkalan pertanggal 01 Juli 2020 penderita terkonfirmasi positif Covid 19 dikecamatan Kamal sebanyak 22 pasien, pasien dalam pengawasan 4 pasien , orang dengan resiko 595 orang , orang dalam pengawasan 19 dan meninggal dunia  2 orang,” kata  Sudiyo, S. KEP. NS., M. M , Kadinkes Kab. Bangkalan.

Kadinkes Kabupaten Bangkalan sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan satuan gugus tugas Kecamatan Kamal ini sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kecamatan Kamal dan berharap upaya pertama kali yang diliakukan ini dapat diikuti kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kabupaten Bangkalan.

Sedangkan ketua satuan gugus tugas Kecamatan Kamal mengatakan sosialisasi ini dilakukan karena diera New Normal saat ini masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan masih menganggap virus Covid 19 tidak berbahaya .

“Dengan adanya sosialisasi kedepan masyarakat diharapkan dapat lebih patuh sehingga dapat memutus penyebaran Covid 19 di Kecamatan Kamal.” kata Drs. Aman ADI Suharto, M. M, Ketua Satuan Gugus Tugas Kecamatan Kamal.

Selain sosialisasi yang terus menerus dilakukan terhadap masyarakat dari tingkat kecamatan sampai level desa, satuan gugus tugas Kecamatan Kamal juga telah membentuk kampung-kampung tangguh di 10 desa yang ada di Kecamatan Kamal ,ponpes tangguh dan kampus tangguh serta memperketat keluar masuknya warga dari luar bangkalan khususnya di pelabuhan ujung kamal bangkalan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kecamatan Kamal.(sahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here