Sumenep, jtvmaduranews.com – Setelah beberapa bulan diterapkan belajar dari rumah, akhirnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) para siswa dan siswi secara tatap muka di kabupaten sumenep, jawa timur, akan segera kembali dilaksanakan, namun aktivitas belajar di sekolah ini hanya dikhususkan bagi jenjang SMP dan SMA sederajat pada wilayah kepulauan kecuali Talango dan Giliyang.
Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim menyatakan, sekolah di kepualaun akan dinormalkan karena wilayah berstatus zona hijau Covid-19.
“Sebelum kebijakan tersebut diterapkan, sekolah harus memenuhi sejumlah syarat lain, diantaranya bisa menyesuaikan dengan tatanan kehidupan baru, mendapatkan izin orang tua siswa dan izin Pemerintah Daerah,” kata Bupati Sumenep.
Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Carto menyampaikan, menyambut baik kebijakan Pemerintah Daerah.
“Hal yang harus dilakukan ialah berkoordinasi dengan sesetiap sekolah yang ada di kepulauan, kami juga segera membuat jadwal rapid test kepada guru asal wilayah daratan sebelum berangkat ke kepulauan untuk mengajar,” kata Kadisdik Sumenep.
Pihaknya menambahkan, jika sekolah pada wilayah kepulauan sudah ada rencana kembali dibuka, namun untuk di daratan karena terhalang status zona merah Covid-19 belum bisa dibuka, semua sekolah di daerah daratan Kabupaten Sumenep masih tetap dilaksanakan KBM secara daring atau siswa belajar dari rumah.(wildan)









