Sumenep, jtvmaduranews.com – Puluhan aktivis yang mengatas namakan Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Bangsal Bersatu atau lsm PBB melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Sosial Kabupaten Sampang Selasa siang.

Masa menuntut kepala Dinas Sosial bertanggungjawab atas pemotongan dana RTLH 1,8 milliar yang diberikan kepada setiap masyarakat miskin di Kecamatan Banyuates dan Omben.  

“Ada temuan di lapangan banyak rumah yang sudah di bedah namun tidak di rehab. bahkan ada masyarakat yang diancam harus direhab menggunakan uang masyarakat sendiri, oleh karena itu kami menuntut agar kepala dinas mengembalikan uang masyarakat,” kata korlap aksi, Abu Bakrin.

Menanggapi hal itu kepala Dinas Sosial Amiruddin membantah tudingan para demonstrasi yang menilai ada pemotongan terhadap masyarakat apa lagi ada ancaman terhadap masyarakat miskin.

“Jika ada segera laporkan pada kami dan kami akan siap menindaklanjutinya,” kata Amiruddin.

Selesai menyampaikan aspirasi para demonstrasi dan kadis sosial menandatangi kesepakatan akan mengembalikan uang masyarakat jika terbukti ada pemotongan dan akan menindak tegas jika bawahannya ikut terlibat dalam permasalahan tersebut. (muhdor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here