Muhammad Arif; jmnc
Sumenep – Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kasus mahasiswa sumekar, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, di depan kantor Kejaksaan Negeri Sumenep berlangsung ricuh. Puluhan mahasiswa terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian/ bahkan nyaris bentrok, para mahasiswa ini menuntut kinerja Kejari yang selama ini dinilai sangat lamban.
puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kaukus mahasiswa sumekar, Kabupaten Sumenep/ Jawa Timur terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian saat para mahasiswa ini melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kejaksaan negeri sumenep. Bahkan nyaris berujung bentrok antara aparat kepolisian dengan para mahasiswa yang memaksa masuk karena kecewa tidak segera ditemui oleh kajari sumenep.
Beberapa saat kemudian, suasana memanas dapat diredah setelah pihak kejaksaan mengizinkan sejumlah perwakilan mahasiswa untuk masuk bertemu kajari untuk menyampaikan tuntutannya. Dalam aksinya mahasiswa menilai, selama ini pihak kejari Sumenep lamban dalam menangani kasus.
Sementara Kepala akejaksaan Negeri Sumenep Bambang Sutrisna membantah jika pihaknya selama ini lamban dalam mengatasi seluruh perkara termasuk juga kasus korupsi. Menurut Bambang bahwa Kajari Sumenep berada di peringkat ketiga se Jawa Timur dalam penanganan korupsi. Namun demikian pihaknya juga mengapresiasi apa yang menjadi tuntutan mahasiswa.
Setelah bertemu dan menyampaikan tuntutannya, para mahasiswa lalu membubarkan diri dengan tertib. Namun para mahasiswa berjanji akan terus mengawal seluruh kasus yang ditangani kejaksaan negeri sumenep termasuk kasus dugaan tindak pidana korupsi.









