Miftahul Arifin; jmnc

Pamekasan – Gelaran Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-99 yang digelar Tentara Nasional Indonesia (TNI) Yang digelar Kodim 0826 Pamekasan di Desa Bukek Kec. Tlanakan Pamekasan, Menjadi Salah Satu Momentum Bagi TNI untuk meningkatkan Sinergitas Bersama Masyarakat dan Polri untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman Faham Radikalisme.

Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-99 yang digelar Tentara Nasional Indonesia (TNI) serentak di Seluruh Nusantara, yang turut digelar Kodim 0826 Pamekasan di Desa Bukek Kec. Tlanakan Pamekasan, merupakan salah satu kegiatan rutin TNI untuk ikut berkontribusi dalam membangun bangsa, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di tingkat desa.

Tak hanya bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa, sebagai aparat yang secara khusus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, TMMD juga Menjadi Salah Satu Momentum Bagi TNI untuk meningkatkan Sinergitas Bersama Masyarakat dan Polri untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut dibuktikan komando distrik militer (Kodim) 0826 Pamekasan, saat menggelar acara khusus disela -sela TMMD untuk bersama memperingati HUT Bhayangkara ke 71, dimana secara khusus komandan kodim 0826 Letkol Inf. Nuryanto menyampaikan bahwa kemanunggalan TNI Rakyat juga merupakan kemanunggalan TNI bersama Polri dalam menjaga Sinergitas,dimana Polri turut andil dalam kegiatan TMMD di daerahnya.

Sementara Kapolres Pamekasa AKBP Nowo Hadi Nugroho, mengaku sangat terkesan terhadap kegiatan TMMD tersebut dimana melalui kegiatan ini,TNI secara khusus terus menerus menjalin Sinergitas bersama Polri demi memberikan keamanan, kenyamanan di tengah-tengah masyarakat, serta turut serta berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam TMMD meliputi kegiatan fisik berupa pembukaan jalan desa baru, pembangunan dan perbaikan sarana ibadah, sarana pendidikan dan kesehatan, serta beberapa pembangunan infrastruktur lainnya.

Sementara kegiatan-kegiatan non fisik yang dilaksanakan berupa kegiatan sosialisasi maupun bakti sosial lainnya seperti penyuluhan PPBN, penyuluhan Wawasan Kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, Hukum dan Narkoba, penyuluhan pertanian, penyuluhan kesehatan lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here