Sumenep, jtvmaduranews.com – Deklarasi damai jelang pilkades serentak di Sumenep tahun 2019, disaksikan langsung oleh seluruh  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, diantaranya Bupati Sumenep, Kepolres, Komandan Kodim 082, Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Pengadilan Negeri Setempat.

Sebanyak 600 lebih calon kepala desa yang akan berkompetisi, sepakat akan menciptakan suasana pilkades serentak yang aman dan kondusif. Mereka secara serentak menyuarakan siap berkompetisi secara sehat siap kalah dan siap menang, yang ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi damai secara bersama-bersama. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dekalrasi damai pilkades serentak.

Bupati Sumenep menyatakan dengan tegas, bahwa keamanan dan kondusifitas selama proses pelaksanaan pilkades bukan sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan yang harus diciptakan dan dijaga oleh semua elemen masyarakat, lebih-lebih oleh para calon kepala desa dengan para pendukungnya, krena proses pilkades dinilai sangat rawan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga butuh kerjasama semua elemen masyarakat untuk ikut andil untuk menyukses pilkades  secara demokratis di tingkatan paling bawah tersebut.

“Semua tokoh mayarakat, tokoh agama, tokoh-tokoh wanita, semuanya ini harus saling menjaga keamanan di desanya masing-masing, persoalan pilihannya berbeda itu pasti, karna memang ini demokras,” kata A. Busyro Karim.

Adapun pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Sumenep, akan digelar dua tahap. Tahap pertama untuk wilayah daratan, yang akan digelar pada 7 November 2019, sedangkan tahap kedua untuk wilayah kepulauan yang akan digelar pada 14 November 2019.

Pilkades serentak tersebut, diikuti sebanyak 600 lebih calon kepala desa, yang tersebar di 226 desa, baik daratan dan kepulauan Sumenep. (wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here