Sampang, jtvmaduranews.com – Sungguh mulia hati Raden Kenan Ronauli Wahyudi, bocah laki_laki 4 tahun yang masih duduk di bangku sekolah Paud di Kabupaten Sampang. dengan didampingi ayah Oi, Wahyudi datang ke posko Covid 19 yang bertempatkan di Jalan Wijaya Kusuma Kota Sampang, dengan menggenggam celengan mungil bentuk kaleng lengkap dengan tulisan nama panggilan, Oi.

Sebelum melangkah masuk ke dalam posko, Oi tidak lupa untuk mencuci tangan, kemudian melanjutkan langkah kaki mungilnya untuk menghadap ke petugas jaga di posko Covid-19.

Dengan senang hati dan disambut senyum petugas jaga, Oi langsung memberikan celengan kecilnya hasil tabungannya selama satu tahun sambil memperkenalkan namanya.

“Terharu dan terimakasih untuk adik Oi, dan berharap bisa dicontoh yang lain supaya pengadaan APD dan masker di Sampang bisa tercukupi,” kata Moh. Imam, Satgas Covid-19.

Sementara itu, ayah Oi, Rony Wahyudi, mengaku kaget saat Oi tiba_tiba ingin memberikan celengannya untuk dokter dan perawat, setelah melihat tayangan seorang perawat menangis di tayangan stasiun TV Swasta, ketika Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan memberikan tempat tinggal untuk para medis karena ditolak oleh pemilik kos yang sempat ditempati para medis.

Orang tua Oi hanya bisa diam dan terharu, yang kemudian mengantar Oi langsung ke posko Covid-19 di pusat Kota Sampang.

Saat ini, Satgas Covid-19 di Kabupaten Sampang mengaku sangat kekurangan APD dan masker, karena penggunaan APD paling lama bisa digunakan 6 jam hingga 8 jam, setelah itu harus ganti baru lagi.(muhdor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here