Pamekasn, jtvmaduranews.com – Mengingat semakin terus meningkatnya jumlah warga pamekasan yang terpapar virus Covid 19 atau corona, serta maraknya penolakan terhadap pemakaman korban Covid-19, Kepala Desa Potoan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, menyediakan lahan khusus untuk para korban virus corona.
Menurut, Moh Rofiuddin, Kepala Desa Potoan Daja, hal ini sengajadi lakukan untuk menyiapkan lahan pemakaman, sebagai bentuk empati atau kepedulai kepada sebagian warga negara yang menjadi korban Covid-19, terutama tenaga medis.
Pihaknya berharap langkah ini sebagai solusi agar pasien Covid-19 dapat ditangani dan dimakamkan dengan baik. hal itu juga sebagai solusi dari pemerintahan desa setempat setelah ber koordinasi dengan beberapa pihak termasuk pihak Kecamatan Palengaan.
Sehingga apa yang di lakukan pihak desa ini, medapat apresiasi khusus dari pihak kecamatan palengaan pamekasan.
“Apa yang dilkukan kepala Desa Potoan Daja ini dapat di contoh desa desa yang lain khususnya di Kabupaten Pamekasan, yang saat ini masuk zona merah,” kata Eko Khusaimi, Sekcam Palengaan.
Selaian menyediakan pemakaman khusus pihak desa juga sudah menyipakan beberapa kebutuhan fasilitas lainya termasuk rumah khusus karantina, manakala nantinya ada warga yang harus di lakukan di karantina, meskipun begitu, hingga saat ini, di Desa Potoan Daja tersebut belum ada yang di nyatakan positif corona.
“Langkah ini juga sebagai himbauan terhadap masyarakat agar tidak menganggap remeh pandemi Covid-19, sehingga semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus corona,” katanya.
Kendati demikian, lahan pemakaman di Desa Potoan tersebut hanya dikhususkan untuk pemakaman warga Desa Potoan Daja jika di kemudian ada yang meninggal dunia akibat Covid-19.(zuhri)









