Pamekasan, jtvmaduranews.com – Rasa bahagia seharusnya dirasakan oleh pasangan suami istri Khairun Nisa dan Abdul Rauf, seorang juru parkir, asal jalan Bazar kelurahan Juncangcang, Kecamatan Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur, saat melahirkan anak bayi perempuannya, yang bernama Nur Anissa Maharani, tujuh bulan yang lalu. namun, rasa bahagia tersebut nampak hilang, ketika melihat bayi yang dilahirkan mengalami penyakit limfangioma pada kaki kirinya, yakni sejenis tumor jinak yang umumnya menyerang balita hingga anak-anak.

Lantaran sejak dilahirkan mengidap penyakit tersebut, pihak rumah sakit di Pamekasan merujuk bayi Anissa ke rumah sakit dokter soetomo di Surabaya. saat itu dokter yang menanganinya, menyarankan untuk dilakukan operasi pada usia 6 bulan, namun hingga saat ini usia bayi Annisa sudah menginjak 7 bulan, tidak ada kepastian dari pihak rumah sakit untuk dilakukan operasi, hanya  disarankan untuk mengkonsumsi obat.

Namun obat yang diperoleh dari resep dokter hingga saat ini tidak membuahkan hasil, hanya sebatas obat penghilang nyeri dan mengeringkan benjolan hitam yang tumbuh di bagian betisnya.

“Sudah segala macam cara dilakukan untuk mengobati penyakit dia, bahkan pengobatan alternatifpun juga ditempuh, karena keterbatasan biaya, untuk biaya berobat di rumah sakit Surabaya hanya mengandalkan biaya pengobatan dari BPJS,” kata Khairun Nisa, Ibu Bayi Nur Anissa Maharani.
 
Kedua orang tua bayi tersebut, berharap kepada pihak pemerintah Pamekasan, untuk bisa membantu biaya pengobatan bayinya, dan juga kepada pihak rumah sakit dokter soetomo Surabaya, agar segera memberikan tindakan kepada buah hatinya, agar bisa sembuh dari penyakitnya, dan normal seperti bayi pada umumnya. (hasan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here