Rekapitulasi pemungutan suara tingkat kabupaten di Bangkalan yang dilaksanakan kemarin (16/07) oleh komisi pelihan umum (KPU) setempat yang dihadiri panitia pemungutan di kecamatan (PPK), Panwaslu dan Panwascam, serta saksi dari masing-masing Capres-Cawapres. Berdasarkan hasil rekapitulasi itu menyatakan bahwa pasangan nomor urut satu menang telak dengan perolehan diatas 80 persen. Namun dinilai ada indikasi kecurangan, ketua tim pemenangan Jokowi-JK pasangan nomor urut dua memantang langsung proses penghitungan tingkat kabupaten tersebut.

Pasangan nomor urut satu yakni Prabowo-Hatta yang unggul dengan perolehan sebanyak 644.608 suara, sementara pasangan nomor urut dua yakni Jokowi-JK memperoleh 146.258 suara. Atas perolehan tersebut tim sukses (Timses) Jokowi-JK yang sebelumnya telah menilai ada indikasi kecurangan di Kabupaten Bangkalan memantau langsung proses rekapitulasi. Ada pula Thahjo Kumolo selaku ketua tim pemenangan Nasional pasangan Jokowi-JK datang dari Jakarta untuk hadir di tengah-tengah proses rekapitulasi.

Pihaknya mengaku masih akan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan terkait adanya indikasi kecurangan serta sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Bangkalan yang dinyatakan 0% suara bagi Jokowi-JK. Sementara ketua KPU Bangkalan yakni Fauzan Djakfar membenarkan bahwa terdapat sekitar 20 TPS di 5 kecamatan yang perolehan Jokowi-JK 0%. Namun pihak KPU mengaku telah melakukan investigasi kepada jajarannya baik di desa maupun di tingkat KPPS. Fauzan menambahkan bahwa pihak KPU tidak akan menghalangi proses pelaporan indikasi kecurangan yang akan dilakukan pihak saksi manapun selama hal tersebut bisa dibuktikan. (Buyung Pambudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here