Ismail Hasyim : jmnc

Bangkalan – Aksi damai yang akan dilakukan Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Bangkalan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan terkait dengan adanya pungli yang terjadi di dinas tersebut diganti dengan audiensi dikarenakan pihak Dinkes Bangkalan sudi menerima jajaran Lira untuk berdiskusi.

Bertempat di ruang aula kantor Dinkes Bangkalan Bupati Lira Bangkalan Mahmudi Ibnu Khotib yang ditemani jajarannya ditemui beberapa Kabid Dinkes Bangkalan karena Kadinkes Bangkalan sendiri sedang menjalani masa penyembuhan.
 
Namun dalam audiensi tersebut diwarnai dengan aksi gebrak meja yang dilakukan Bupati Lira Bangkalan Mahmudi saat salah satu Kabid Dinas Kesehatan Bangkalan menjawab salah satu dari lima pertanyaan yang diajukannnya. Untungnya situasi yang sempat memanas tersebut dapat diredam kedua belah pihak sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Mahmudi Bupati DPD Lira Bangkalan mengatakan aksi yang dilakukan kali ini hanya untuk memberi masukan ke Dinkes Bangkalan terkait dengan adanya pungli yang terjadi di lingkungan Dinkes Bangkalan dan banyaknya program-program kesehatan seperti jamkesda yang tidak tepat sasaran. Sedang pungli apa yang dimaksud, Mahmudi enggan menjelaskannya. Namun yang pasti dia sudah melaporkan hal tersebut ke aparat penegak hukum.

Berdasarkan informasi dan surat pemberitahuan aksi damai DPD Lira yang ditujukan ke Polres Bangkalan nomor 01/dpd Lira/bkl/viii/2017, aksi ini terkait dengan adanya laporan masyarakat ke LSM Lira Bangkalan tentang dugaan adanya pungli untuk pengambilan SK CPNS bidan ptt di Dinkes Bangkalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here