Sabtu, Oktober 19, 2019
No menu items!

Video Kekisruhan Di RSUD Sampang Sempat Viral, IDI Jatim Mediasi Ke Pemkab

Must Read

Patroli Gabungan Skala Besar, Sasar Titik Rawan Konflik di Bangkalan

Bangkalan, jtvmaduranews.com - Sejak pukul 20.00 WIB, personel gabungan Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bangkalan sudah...

Antusiasme Pelajar Ikuti Lomba Tembak Senapan Angin

Sampang, jtvmaduranews.com - Para pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan umum dari berbagai daerah yang...

Wabup Pamekasan Buka Seminar dan Pengukuhan Bunda Baca Pamekasan

Pamekasan, jtvmaduranews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional...




Rosy Abdillah : jmnc

Sampang – Dari potongan rekaman berdurasi 54 detik itu, terlihat H. Abdullah Hidayat Ketua AKD Sampang selaku keluarga pasien mendorong seorang dokter yang hendak memeriksanya. H. Abdullah Hidayat membenarkan video yang saat ini menjadi viral itu adalah dirinya.

Kekisruan dengan mendorong seorang dokter itu bermula saat ayahnya hendak berobat ke RSUD setempat namun tidak terlayani dengan baik. Sedangkan ayahnya yang menderita sakit batu ginjal terlihat sangat membutuhkan penanganan medis. Sehingga, dirinya secara tidak sengaja melakukan hal yang tidak di inginkan. Akan tapi persoalan itu sudah terasi dengan saling meminta maaf pada waktu kejadian tersebut.

Namun, dirinya merasa kaget setelah video rekaman cctv dari rumah sakit beredar luas dengan hanya berupa potongan, dengan durasi tidak sampai satu menit. Padahal, dari isi video utuh yang dimilikinya dengan durasi 9 menit lebih, pihak RSUD dengan dirinya sudah berdamai dengan berjabat tangan. Bahkan dokter tersebut meminta jabat tangan terlebih dahulu.

H. Abdullah menilai ada oknum yang ingin menjatuhkan nama baiknya sebagai Ketua AKD dan ingin mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Bupati, dengan H. Slamet Junaidi pada Pilkada 2018 mendatang.

Sementara bupati Sampang, Fadhilah Budiono tidak banyak berkomentar hal itu. Hanya saja pihaknya mengaku bahwa pertemuan antara Ketua AKD dan pihak dokter ada hasil titik temu permasalahan dan semuanya saling meminta maaf baik dari pihak IDI dan AKD. Sehingga, pihaknya berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran terhadap kasus tersebut da juga tidak terulang lagi.







LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Wabup Pamekasan Buka Seminar dan Pengukuhan Bunda Baca Pamekasan

Pamekasan, jtvmaduranews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional menyelenggarakan seminar dengan tema "Membangun...

Petugas Gabungan Tutup Tempat Karaoke yang Nekat Buka

Pamekasan, jtvmaduranews.com - Petugas gabungan dari Satpol PP, Polres dan TNI Kabupaten Pamekasan langsung mendatangi tempat-tempat karaoke yang diduga tidak mengantongi izin.

Berita Lainnya