Rosy Abdillah : jmnc

Sampang – Ribuan ulama dan kiai kampung sekabupaten Sampang menghadiri acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 dan sekaligus deklarasi Sampang mengaji yang diselenggarakan di Gor Indoor Wijaya Kusuma Kabupaten Sampang.

Tak hanya itu, deklarasi itu di hadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jatim H. Saifullah Yusuf , Wakil Rois Syuriah PW NU Jatim KH. Marzuki Mustamar, Ketua Tahfidiyah PC NU Sampang KH. Muhaimin Abdul Bari, Rois Syuriah PC NU Sampang KH. Syafiuddin Abd. Wahid, Ketua DPC PKB Sampang KH. Achmad Fauzan Zaini, serta pengurus NU sesampang dan PAC DPC PKB sesampang.

M. Matorurrozaq Ismail mengatakan, acara ini digelar karena banyaknya pergeseran nilai-nilai dan kultur budaya akibat arus kemajuan teknologi dan informasi. Sehingga, masyarakat tidak lagi meluangkan sedikit waktunya untuk mengaji bersama keluarga di Masjid ataupun di rumahnya. Sebab, pada zaman dahulu, dirinya sering melihat masyarakat menyempatkan diri berjemaah dan mengaji di Masjid bersama-sama. Maka, dirinya ingin masyarakat Sampang meluangkan waktunya minimal satu jam setelah salat magrib untuk mematikan televisi, berhenti bermain game, dan tidak ketergantungan dengan gadget.

Sementara Maksum pedagang kaki lima ini, yang berjualan di depan Gor tersebut, mendukung atas apa yang disampaikan oleh Turul tersebut. Bahkan, Maksum ini secara terang-terangan mengatakan, bahwa sosok Turul sangat mulia dan pantas menjadi bupati Sampang di tahun mendatang. Sebab , dirinya mengaku , jika Torul tersebut menjadi bupati Sampang, maka Sampang akan makmur dan tentram.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut, panitia memberikan 10.000 Al-Qur’an kepada Masjid atau Mushala se-Sampang, Khotmil Quran di 99 Masjid atau Mushala se-Sampang. Dalam acara ini juga dilakukan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi dan kampanye edukatif gerakan Sampang mengaji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here