BANGKALAN, jtvmaduranews.com – Bantuan sosial digulirkan kepada masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat akibat penyebaran Covid-19. Bantuan tersebut menyasar Pedagang Kaki Lima.

Kapolres bangkalan AKBP Alith Alarinio mengatakan bantuan sosial ini menyasar pedagang kaki lima di area Stadion Gelora Bangkalan.

β€œHal ini dilakukan selain untuk meringankan beban ekonomi masyarakat juga memberikan motivasi agar PKL yang setiap harinya menggantungkan penghasilannya dari berjualan itu tetap semangat,” katanya Kapolres Alith Alarinio, Sabtu (31/7/2021).

Dalam penyaluran bansos ini, Alith Alarinio mengungkapkan bersama ketua DPRD Bangkalan. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat di tengah PPKM.

Ia menyebut ada sejumlah PKL di area SGB yang bertahan berjualan dan ada yang sudah berhenti memilih gulung tikar.

β€œBerdasarkan data yang diterima, jumlah PKL din SGB di bawah naungan Komunitas Rampak Naong ini berjumlah 187 PKL. Namun, sampai saat ini yang tetap bertahan berjualan di tengah pandemi Covid-19 hanya ada sebanyak 86 pedagang. Sedangkan sisanya sebanyak 101 pedagang banyak yang gulung tikar karena tidak memiliki modal,” ungkapnya

Alith Alarinio berharap, dengan adanya bantuan ini dapat membantu kebutuhan hidup masyarakat. Khususnya, bagi masyarakat yang benar-benar terdampak corona. Selain itu, ia berharap kepada seluruh PKL yang ada di SGB tetap mendukung program pemerintah. Agar pandemi cepat berakhir dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal.

β€œBantuan kami ini berharap dapat membantu beban masyarakat termasuk yang dialami saudara-saudara PKL,” pungkasnya. (Sah/San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here