Sumenep, jtvmaduranews.com – Sekolah dasar negeri (SDN) Karang Anyar 2 di Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep tampak terlihat bagus jika dilihat dari luar. Namun sekolah tersebut belum sepenuhnya rampung, terbukti ruangan kelas yang digunakan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dibiarkan tidak berlantai, sedangkan pagar sekolah masih menggunakan anyaman bambu.

Pembangunan SDN tersebut sebenarnya baru dibangun sekitar dua tahun lalu oleh dinas pendidakan (Diknas) setempat dengan menggunakan dana alokasi khusus ABPN sebanyak enam ruangan dengan anggaran sekitar kurang lebih enam ratus juta rupiah. Namun hingga saat ini bangunan tersebut hanya bagian luarnya saja sementara lantai, dinding, dan langit-langit belum selesai. Sekitar kurang lebih seratus sembian puluh tujuh siswa terpaksa harus kerja bakti setiap hari membersihkan ruangan kelas yang akan digunakan untuk proses belajar mengajar terlebih dahulu, sebab di musim kemarau menurut Supri Wahyudi Guru banyak debu yang masuk ke ruangan kelas sehingga proses belajar mengajar terganggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here