Para veteran atau orang yang berpengalaman di bidang militer ataupun penegakan hukum di Kabupaten Pamekasan mengeluhkan tali asih yang diberikan pemerintah selama ini yang dirasa tidak cukup. Seorang veteran yakni Abdul Halim Ketua LVRI (Legium Veteran Republik Indonesia) mendapatkan gaji dari pemerintah hanya berkisar 800 hingga satu juta rupiah perbulan, nilai ini dirasa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga apalagi barang-barang pokok akan mengalami kenaikan jelang kenaikan BBM.
Oleh karena itu sebanyak 45 veteran mendapatkan bingkisan sesuai ramah tamah dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan di Pendopo Bupati Pamekasan, mereka mendapatkan bingkisan berupa beras dan mie instant sebagai bentuk apresiasi setiap hari pahlawan. Menurut Sudirman selaku kasi kesejahteraan dinas sosial (Dinsos) kabupaten setempat, veteran di Pamekasn sebanyak 300 orang sedangkan janda veteran lebih dari 500 orang. Pihaknya menambhkan bahwa Pemkab Pamekasan tidak memiliki dana cukup untuk memberikan bingkisan kepada seluruh veteran dan janda veteran, Pemkab hanya mampu memberikan bingkisan sebanyak 45 bingkisan setiap tahun dengan cara giliran. Para veteran berharap kesejahteraan mereka di hari tua akan dipenuhi oleh pemerintah sesuai jerih payah mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Indonesia. (Muhammad Zuhri)








