Rekapitulasi tingkat Kabupaten di Sumenep yang dilaksanakan oleh komisi pemilihan umum (KPU) di Hotel Utami kemarin (16/07) pasalnya dihujani protes dari saksi Prabowo-Hatta. Protes tersebut dilandasi adanya beberapa indikasi kecurangan yang terjadi di tingkat PPS maupun PPK, diantaranya di Kepulauan Masalembu pelaksanaan rekapitulasi tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan atau lebih awal dari jadwal.

Namun meski protes terus dilancarkan oleh saksi pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 tersebut, pelaksanaan rekapitulasi terus dilakukan. Bahkan KPU Sumenep meminta jika ada keberatan silakan ditulis dalam form keberatan. Ketua KPU Sumenep yakni Ahmad Warits mengatakan, untuk yang kepulauan masalembu memang tidak sesuai jadwal karena mengejar jadwal kapal sehingga dilakukan lebih awal dan semua saksi telah menandatangi hal itu.

Sementara berdasarkan pantauan Reporter JTV Madura di lapangan, pasangan Prabowo-Hatta menang di 19 kecamatan sedangkan Jokowi-JK menang di 8 kecamatan. Berdasarkan data jumlah pemilih di Kabupaten Sumenep yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 896.525 orang. Sedangkan yang tercatat dalam daftar pemilih tambahan sebanyak 344 orang, kemudian dalam daftar pemilih khusus (DPK) 6 orang, dan dalam daftar pemilih khusus tambahan sebanyak 1.871 orang, dengan demikian total jumlah pemilih di Kabupaten Sumenep sebanyak 898.746 orang. Dari jumlah tersebut yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 584.223 pemilih. (Syaiful Anwar dan Roni Hartono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here