Antrian panjang hingga 2 km lebih nampak terlihat di tempat penyeberangan lintasan Kalianget-Talango. Hal itu terjadi karena hanya Kapal Safaras Jaya saja yang beroperasi, sedangkan Kapal Tongkang milik Karjon tidak beroperasi akibat mengalami kerusakan. Para penumpang lintasan Kalianget-Talango atau sebaliknya mengeluhkan kerusakan kapal tersebut, sebab mereka harus rela antri berjam-jam di Pelabuhan Kalianget menunggu giliran. Bahkan perahu rakyat yang juga melayani penumpang dan kendaraan roda dua juga antri.
Salah seorang penumpang bernama Ahmad mengatakan “Pemerintah daerah harusnya segera menyediakan kapal baru karena keterlambatan penyeberangan ini menganggu masyarakat dan roda perekonomian warga Kepulauan Talango”. Semntara berdasarkan pantauan Reporter Jtv Madura di lapangan, antrian panjang yang terjadi di jalur penyeberangan lintasan Kalianget-Talango tidak hanya kendaraan roda dua saja melainkan roda empat juga. (Syaiful Anwar dan Roni Hartono)









