Sebuah mobil Mini Bus di Jl. Raya Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan petang tadi terjun ke sungai setelah menghindari tabrakan dengan tiga motor dari arah berlawanan. Mobil terjun ke sungai di bawah jembatan sedalam 10 meter, sementara para penumpang mengalami luka-luka. Mobil mini bus ini dari arah timur Kota Pamekasan yang hendak menuju Bangkalan dan disopiri oleh Montaha asal Kota Bangkalan.
Mobil tersebut berisi tiga orang yang hendak kembali ke kampung halamannya di kota Bangkalan. Namun sesampainya di tengah Jembatan Ambat Tlanakan pengemudi mobil tiba-tiba membanting setir ke kanan menghindari tabrakan dengan tiga sepeda motor dari arah barat. Kemudian mobil tersebut langsung menabrak pagar jembatan yang terbuat dari tembok yang tipis dan rapuh hingga mobil langsung terjun ke dalam sungai.
Dua penumpang yang ada dalam mobil selamat, namun satu penumpang mobil dirawat karena mengalami cedera ringan di kakinya. Selain itu satu pengendara sepeda motor atas nama Slamet mengalami luka di bagian lutut kanan hingga harus dirawat di Puskesmas Bandaran Tlanakan. Menurut Slamet mobil tersebut menghindari sepeda motor yang sedang menyalip dari arah kiri dan menyisak di depannya, sehingga untuk menghindari tabrakan dengan tiga motor di depannya sopir langsung membangting setir mobilnya.
Menurut Bambang Sugihartono Kasat Lantas Polres Pamekasan mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mengevakuasi mobil dari dalam sungai karena cuaca gelap. Sementara tiga sepeda motor yang diduga menjadi pemicu kecelakaan diamankan dan dibawa ke Mapolres Pamekasan. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas dari arah Pamekasan menuju Bangkalan dan sebaliknya sedikit tersendat. Polisi menghalau pengendara yang berhenti di sekitar jembatan agar tidak semakin menimbulkan kemacetan. (Abdur Rahim dan Muhammad Zuhri)









