Bangkalan, jtvmaduranews.com – Pasca ditutupnya Puskesmas Tanah Merah Kabupaten Bangkalan beberapa waktu lalu, hari ini Puskesmas Kamal yang merupakan satu-satunya puskesmas yang menjadi jujugan kurang lebih 24 ribu warga dari 10 desa yang ada di Kecamatan Kamal ditutup sampai dengan tanggal 12 Juli 2020.
Penutupan Puskesmas Kamal terpaksa dilakukan karena berdasarkan hasil swap diketahui satu orang staf kesehatan yang bekerja di Puskesmas Kamal terkonfirmasi positif Covid-19, hal ini merupakan salah satu langkah satuan gugus tugas Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan khususnya di Kecamatan Kamal.
Selanjutnya layanan kesehatan Puskesmas Kamal akan dialihkan ke puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Sukolilo, Puskesmas Jaddih dan Puskesmas Bangkalan, sedangkan satu staf kesehatan Puskesmas Kamal yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menjalani isolasi di Jawa Timur.
“Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Kamal terus berupaya melakukan langkah-langkah memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kamal seperti memperketat keluar masuk warga di Pelabuhan Kamal, sedangkan pasca ditutupnya Puskesmas Kamal layanan kesehatan akan tetap dilakukan melalui Pustu-Pustu dan Polindes,” kata Drs. Aman Adi Suharto, M.M, Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Kamal.
Bersamaan dengan Puskesmas Kamal, ada dua puskesmas yaitu Puskesmas Socah yang merupakan satu dari dua puskesmas yang ada di Kecamatan Socah ditutup karena satu staf kesehatan di Puskemas Socah berdasarkan hasil swap terkonfirmasi positif Covid-19 sedangkan Puskesmas Tongguh yang merupakan satu dari dua puskesmas yang ada di Kecamatan Arosbaya juga ditutup sampai 14 hari kedepan karena satu staf kesehatan Puskesmas Tongguh terpapar Covid-19.(sahid)









