Sumenep, jtvmaduranews.com – Bertempat di ruang komisi tiga, DPRD Sumenep, Jawa Timur, puluhan pemuda dan masyarakat Pulau Talango melakukan audiensi dengan para legislatif, mereka mengadukan permasalahan kemacetan yang terjadi di penyeberangan kalianget Talango, yang bertahun-tahun tak kunjung ada solusi, bahkan menurut masyarakat, semakin hari kemacetan itu semakin parah seiring bertambahnya jumlah kendaraan yang dimiliki warga Pulau Talango.
“Akibat dari kemacetan tersebut, masyarakat Talango sangat dirugikan, baik dari segi waktu maupun perekonomian masyarakat karena lamanya tertahan di pelabuhan, oleh karena itu, masyarakat meminta agar komisi tiga mendesak Pemkab Sumenep khususnya Dinas Perhubungan untuk segera hadir memberikan solusi,” kata Edi Hartono, warga Talango
Saat ini, untuk penyeberangan Kalianget Talango, hanya ada dua kapal tongkang yang beroperasi bergiliran, akibatnya setiap hari khususnya saat sore hari kemacetan kendaraan yang akan menyebrang sering kali terjadi, apalagi hingga salah satu dari dua kapal tongkang mengalami kerusakan terpaksa kapal tongkang beroperasi satu dan mengakibatkan kemacetan panjang.
“Sudah mendapatkan kepastian dari Dishub, jangka pendeknya yakni sedang dibuat kapal tongkang baru oleh PT Sumekar, selain itu ia meminta agar penambahannya tidak hanya satu, selain itu tambat labuhnya juga harus ditambah sehingga bisa langsung beroperasi sekaligus,” kata Dulsiam, ketua komisi III DPRD Sumenep. (wildan)









