Syaiful Anwar : jmnc
Sumenep – Kurang lebih tiga bulan lamanya, pembayaran BPJS terhadap RSUD dr. H. Moh. Anwar, kabupaten Sumenep, jawa timur, nunggak hingga mencapai 2,5 miliyar, pihak RSUD dr. H. Moh. Anwar berharap, pembayaran BPJS tepat waktu, sehingga pelayanan hingga fasilitas pasien bisa dapat terpenuhi.
Sementara ini, untuk menutupi biaya pelayanan kesehatan peserta BPJS, pihak RSUD dr. H. Moh. Anwar, menggunakan dana yang bersumber dari operasional, bahkan untuk belanja modal selama tiga bulan, terpaksa di undur, terkecuali belanja kebutuhan yang bersifat urgen.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, Fitril Akbar, mengatakan, terakhir pembayaran BPJS jatuh pada bulan juli dan sudah terlunasi, dari bulan agustus hingga sekarang, pihak BPJS masih belum melakukan pembayaran, hingga mencapai 2,5 miliyar, keterlambatan ini terus terjadi, sehingga pihak RSUD dr. H. Moh. Anwar, sementara menggunakan dana operasional.
Dengan terus terjadinya keterlambatan pembayaran BPJS, pelayanan RSUD terus berjalan maksimal, keterlambatan pembayaran BPJS tidak berpengaruh dengan pelayanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar.









