Bangkalan, jtvmaduranews.com – Suasana duka yang mendalam masih menyelimuti keluarga bapak Abdul Munib warga Dusun Larlar Desa Tlagah Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan, orang tua Mahmudah 15 tahun korban meninggal dunia saat terjadinya bencana angin puting beliung di desanya minggu sore kemarin.

Putri pertama dari bapak Munib dari dua bersaudara ini meninggal dunia karena tertimpa runtuhan salah satu balok rumahnya yang roboh saat diterjang si angin puting beliung.

Menurut informasi saat kejadian korban yang baru saja datang sekolah di salah satu SMP di Galis sedang duduk dengan dua kerabatnya di rumah yang masih dalam tahap pembangunan karena saat itu sedang turun hujan , namun tiba-tiba saja angin kencang dari arah barat merobohkan rumah tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan dua kerabatnya mengalami luka ringan.

“Korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan saat ini masih duduk di sekolah kelas tiga SMP,” kata Abdul Munib

Saat kejadian Abdul Munib memang tidak ada di tempat karena sedang bekerja di Jakarta dan mendapatkan kabar duka tersebut via telepon dari keluarganya sekitar jam 3 atau pada saat kejadian dan langsung pulang dari Jakarta ke Madura setelah mendapatkan kabar tersebut.

“Korban tertimpa kayu dan posisi korban berada ditengah-tengah reruntuhan rumah yang roboh dan saat kejadian angin yang menerjang sangat kencang sekali,” kata Mursyid , yang merupakan tetangga korban

Berdasarkan rilis dari BPBD Kabupaten Bangkalan, bencana angin puting beliung yang melanda dua dusun di Desa Tlagah Galis Bangkalan yakni Dusun Lar Lar dan Dusun Bedheng mengakibatkan satu warga meninggal dunia , dua warga mengalami luka ringan, dua unit rumah roboh rusak berat, tujuh unit rumah rusak sedang , 19 unit rumah rusak ringan, tiga dapur warga rusak sedang, dan dua unit r2 rusak ringan. (sahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here