Puluhan warga Desa Gugul Kecamatan Tlanakan Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melakukan aksi demo di depan kantor Polres Pamekasan. Meski puluhan massa tersebut dijaga ketat oleh aparat kepolisian setempat, namun warga tetap berorasi meminta Polres Pamekasan untuk secepatnya memproses secara hukum kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh kepala Desa Gugul terhadap korban berinisial F atas dugaan plecehan seksual pada tahun 2017.

Kordinator lapangan Abd Salam mengatakan, bawha ada kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan salah satu warga Gugul, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan berinisial F. Pihaknya menilai kasus ini direkayasa. Karena mencatut nama kepolisian untuk melakukan pemerasan dengan bahasa intimidasi.

Sementara aksi ini sebagai bentuk dukungan kepada Polres pameksan, agar hukum tetap ditegakkan karena sudah mencatut nama kepolisian untuk kepentingannya.

Sementara Wakapolres Pamekasan menjelaskan bahwa laporan tersebut tidak ada main mata. dan semua sesuai SOP yang ada. Pihaknya menegaskan tidak ada dari pihak kepolisian yang meminta mahar terkait kasus tersebut.

Puluhan pendemo tetap menuntut kepada Polres Pamekasan untuk memproses kasus ini hingga selesai. Jika kasus ini belum diproses, pihaknya akan kembali berdemo dengan mendatangkan massa yang lebih banyak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here